TUGAS 1 TEKNIK PELABUHAN

ama   : Dandy Ferdiansyah 

Nim : 2021D1B013 

Kelas : 6A 

TUGAS 1 TEK. PELABUHAN 

1. Pelabuhan adalah fasilitas yang terletak di tepi laut, sungai, danau, atau perairan 

lainnya, yang digunakan untuk kegiatan pemuatan, pembongkaran, dan penanganan 

barang serta penumpang antara kapal dan darat. Pelabuhan merupakan pusat vital dalam 

aktivitas perdagangan, transportasi, dan logistik, yang memfasilitasi pertukaran barang, 

bahan, dan orang antara berbagai wilayah di dunia. 

2.  

2.1 - Lokasi Geografis: Lokasi geografis pelabuhan memengaruhi aksesibilitas dan 

konektivitasnya dengan wilayah-wilayah penting lainnya. Pelabuhan yang 

terletak di dekat jalur perdagangan utama atau memiliki akses langsung ke 

lautan dalam akan cenderung lebih diminati karena potensi untuk melayani lalu 

lintas laut yang lebih besar. 

- Kondisi Topografi: Topografi wilayah tempat pelabuhan berada juga penting. 

Perairan yang dangkal, pulau-pulau, atau penghalang alami lainnya dapat 

mempengaruhi kemudahan akses kapal-kapal ke pelabuhan. Pelabuhan yang 

memiliki kedalaman perairan yang memadai dan minim hambatan geografis 

akan lebih diminati karena memungkinkan kapal-kapal besar untuk bersandar. 

Ketersediaan Lahan: Ketersediaan lahan yang luas dan cocok untuk 

pembangunan infrastruktur pelabuhan adalah faktor kunci dalam perkembangan 

pelabuhan. Pelabuhan yang memiliki ruang untuk ekspansi dan pengembangan 

infrastruktur tambahan cenderung lebih mampu berkembang dan beradaptasi 

dengan pertumbuhan lalu lintas kargo. 

2.2 Peningkatan Pendapatan: Peningkatan pendapatan masyarakat dapat 

menghasilkan peningkatan permintaan akan barang-barang impor dan ekspor, 

serta perjalanan wisata, yang semuanya dapat mendorong pertumbuhan 

pelabuhan dan aktivitas terkait lainnya seperti terminal penumpang dan fasilitas 

pariwisata. 

-  Kebutuhan Tenaga Kerja: Pelabuhan memerlukan tenaga kerja yang terampil 

untuk operasi pengiriman dan kegiatan terkait lainnya. Tingkat pendidikan dan 

keterampilan masyarakat di sekitar pelabuhan dapat mempengaruhi 

ketersediaan tenaga kerja yang berkualitas, yang pada gilirannya dapat 

memengaruhi efisiensi dan kualitas layanan pelabuhan. - 

2.3 - - 

kebersihan 

Kesejahteraan Sosial: Faktor-faktor sosial seperti tingkat keamanan, kesehatan, 

dan 

di 

sekitar 

pelabuhan juga dapat memengaruhi 

perkembangannya. Masyarakat yang tinggal di sekitar pelabuhan akan memiliki 

kepentingan dalam memastikan bahwa lingkungan mereka aman, sehat, dan 

nyaman untuk ditinggali. 

Kebijakan Lingkungan: Kebijakan lingkungan yang ketat dapat membatasi 

pengembangan pelabuhan dan aktivitasnya. Pelabuhan harus mematuhi 

peraturan lingkungan terkait emisi, limbah, dan perlindungan ekosistem laut. 

Penerapan teknologi yang ramah lingkungan dan praktik operasional yang 

berkelanjutan dapat menjadi faktor penting dalam memenuhi persyaratan 

kebijakan lingkungan. 

Kebijakan Keselamatan Maritim: Kebijakan keselamatan maritim dan 

keamanan pelabuhan juga memainkan peran penting dalam perkembangan 

pelabuhan. Pelabuhan harus mematuhi standar keamanan yang ketat, termasuk 

pengawasan keamanan, kontrol akses, dan pelatihan personel. Kebijakan yang 

efektif dalam memastikan keselamatan dan keamanan dapat meningkatkan 

kepercayaan investor dan pelanggan terhadap pelabuhan. 

3. Keunggulan Dan Kekurangan Transportasi Laut - - 

Kapasitas Pengangkutan Besar: Kapal-kapal memiliki kapasitas besar untuk 

mengangkut kargo dalam jumlah besar dan berat yang tidak mungkin dilakukan 

oleh moda transportasi lain seperti udara atau darat. Ini membuat transportasi 

laut menjadi pilihan yang efisien untuk pengangkutan kargo dalam skala besar, 

seperti kargo berat, bahan mentah, dan komoditas massal. 

Fleksibilitas Rute: Kapal-kapal dapat mengakses pelabuhan-pelabuhan di 

seluruh dunia, memberikan fleksibilitas dalam pemilihan rute dan jalur 

pelayaran. Ini memungkinkan perusahaan untuk menyesuaikan jalur 

pengiriman mereka dengan kebutuhan spesifik mereka, menghindari rintangan 

atau konflik yang mungkin terjadi di darat. 

Kecepatan Lambat: Transportasi laut cenderung lebih lambat dibandingkan 

dengan moda transportasi lainnya, seperti udara atau darat. Kapal-kapal 

memerlukan waktu yang lebih lama untuk menyelesaikan perjalanan mereka, 

terutama untuk rute jarak jauh. Ini dapat menyebabkan peningkatan waktu 

pengiriman dan dapat menjadi kurang efisien untuk kargo yang membutuhkan 

pengiriman cepat. - 

Risiko Cuaca dan Kondisi Laut: Kapal-kapal terpengaruh oleh kondisi cuaca 

dan laut yang tidak dapat diprediksi. Badai, gelombang besar, dan kondisi cuaca 

buruk lainnya dapat mengganggu operasi pengiriman dan mengakibatkan 

penundaan atau bahkan kerugian barang. Selain itu, risiko kecelakaan seperti 

tabrakan atau tenggelam juga merupakan ancaman potensial. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TUGAS 2 TEKNIK BANDAR UDARA